 |
| Pemerintah Salah Sangka, Game Tidak Negative Seperti Yang Dipirkan Pemerintah |
Baru baru ini terjadi ledakan berita yang besar berasal dari KPAI, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, yaitu berita tentang pemblokiran game - game diantaranya ada 15 game kalau tidak salah, tapi kali ini saya tidak akan membahas game - game yang 15 itu tadi, saya hanya ingin menumpahkan pikiran saya yang selalu berpikiran negative kepada pemerintah. Apa itu ?
Game Tidak Negative Seperti yang Dipikirkan Pemerintah
Menurut saya game dengan perilaku anak itu tidak sedemikian negativenya ke anak, kita sepakati dulu berapa umur anak yang boleh main game tersebut dan berapa umur anak yang tidak boleh, kan digamenya ada batasan umur, seperti M ( medium ) dll
Dan menurut saya juga pemerintah ini terlalu nganggur, karena apa ? mengapa tidak diselidiki kasus YUYUN yang juga lagi populer saat ini, malah membuat isu pemblokiran game, memang ada ya game yang mengajarkan kita tentang membunuh / memperkosa orang lain, saya sendiri juga suka game, saya belajar bahasa inggris juga dari game.
Maka dari itu saya bukannya sok bijak atau bagaimana lebih baik memberikan yang lebih perlu pada saat ini misalnya penyuluhan narkoba penyuluhan kenakalan remaja atau bagaimana, saya mengira kalau game ini tidak sebegitu negative, memang ada ya pembunuhan yang disebabkan oleh game, memang ada, tapi lebih banyak mana dampak negative narkoba sama game.
Berita Pemblokiran Game Penutup Berita Yang Lain
Maksudnya apa ini ? maksud dari saya adalah " mungkin " berita pemblokiran game ini adalah sebuah kedok untuk menutupi berita kejelekan atau rahasia negara yang lain, mengapa saya bilang begitu ? karena pada dasarnya pemblokiran game adalah sesuatu yang mendadak yang tidak disosialisasikan secara umum dan publik.
Saya berbicara demikian bukan tanpa bukti, kita lihat kejadian yang telah lalu yang waktu presiden kita menggembar nggemborkan berita kalau freeport itu akan ditutup tetapi apa ? apakah ditutup sekarang ? tentu tidak, kok kita bisa lengah tidak mengetahui berita seperti itu, karena penandatanganan perpanjangan kontrak freeport bertepatan dengan kasus terorisme yang ada di jakarta itu loh,
Maka dari itu saya dapat menyimpulkan begini, bukan tanpa alasan, tapi dengan berbagai pertimbangan dan kejadian yang telah terjadi belakanagan ini.
Pemerintah jangan terlalu alay, nggak usah terlalu tinggi, kalau mau melindungi anak indonesia, coba tengok anak - anak yang ada di indonesia timur, mereka juga anak indonesia kok, yang juga patut untuk di sayangi.
Kesimpulannya :
Untuk Pemerintah : Jangan terlalu menggariskeraskan game, coba rileks tengok anak anak yang di timur jangan tengok anak anak yang dibarat, anak ditimur lebih membutuhkan bantuan.
Untuk Gamer : Saya sendiri juga gamer, turuti aja kata pemerintah jangan mengancam jika game ditutup kamu akan beralih ke freesex dan narkoba, pemikiranmu dangkal sekali kenapa kamu nggak menghabiskan masa muda mu untuk berusaha mendapatkan masa depanmu, dan dimasa depanmu kamu bebas bermain game jika kamu sudah sukses.
Untuk Masyarakat : Jangan mudah terpengaruh !